Bina Iman SMPK PENABUR DEPOK

Perkembangan teknologi dan informasi ini dapat berdampak positif maupun negatif pada para remaja. Pada sisi positif, kemudahan mengakses berbagai informasi dari dunia maya dapat mendukung proses belajar mandiri remaja. Namun, pada sisi negatifnya, para remaja cenderung mudah merasa bosan dan bermental serba instan. Mereka cenderung kurang setia dalam menjalani berbagai proses dalam kehidupan mereka. Akibatnya, para remaja cenderung mudah menyerah saat menghadapi berbagai tantangan. Hal ini juga dialami oleh banyak remaja Kristen.

Salah satu karakter yang perlu dikembangkan oleh para remaja adalah kesetiaan. Karakter ini akan memampukan mereka untuk menjadi orang-orang muda yang bermental kuat dalam menghadapi berbagai tantangan. Selain itu, kesetiaan juga menolong para remaja untuk menjalani setiap proses kehidupan, termasuk proses belajar dengan baik. Secara teologis, kesetiaan (Ibrani: emun; Yunani: pistis) merupakan salah satu atribut Allah (bdk. Kel. 34:5-7; Mzm. 40:11). Oleh karena itu, para remaja Kristen dipanggil untuk memiliki karakter setia seperti Allah. Selain itu, kesetiaan juga harus menjadi dasar hubungan antara Allah-manusia dan sesama manusia (bdk. Bil. 12:6-8, Yes. 26:2, Mzm. 37:3, Kis. 11:23, Why. 2:10).

Bina Iman, sebagai salah satu kegiatan kerohanian di SMPK PENABUR Depok, diselenggarakan untuk menolong siswa/i kelas VIII SMPK PENABUR Depok dalam membangun iman dan membentuk karakter mereka masing-masing. Berdasarkan pemaparan sebelumnya mengenai perkembangan emosi remaja dan terinspirasi oleh tema besar tahunan BPK PENABUR Jakarta, yaitu “Kesetiaan”, maka Bina Iman SMPK PENABUR Depok mengusung tema “I’m Faithful. Are You?” (Mzm. 31:21).